<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Coretan Imam Santoso</title>
	<atom:link href="http://santosoimam.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://santosoimam.wordpress.com</link>
	<description>For God and Country</description>
	<lastBuildDate>Sat, 28 Jan 2012 23:52:00 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='santosoimam.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Coretan Imam Santoso</title>
		<link>http://santosoimam.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://santosoimam.wordpress.com/osd.xml" title="Coretan Imam Santoso" />
	<atom:link rel='hub' href='http://santosoimam.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Kembang Api, kenapa mahal?</title>
		<link>http://santosoimam.wordpress.com/2012/01/05/kembang-api-kenapa-mahal/</link>
		<comments>http://santosoimam.wordpress.com/2012/01/05/kembang-api-kenapa-mahal/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 05 Jan 2012 13:02:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Imam Santoso</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pelajaran Hari ini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://santosoimam.wordpress.com/?p=456</guid>
		<description><![CDATA[Di setiap perayaan tahun baru sering kita melihat meriahnya pesta kembang api. Warna-warni indah mejikuhibiniu, indigo, orange, putih dll menghiasi langit pukul 00.00 am. Warna-warna indah berbentuk bola api atau rumput raksasa , terpancar radial bersama dengan bunyi ledakan menggelegar. Tahukah kenapa kembang api itu mahal? Sydney salah satu kota didunia yang melaksanakan perhelatan pesta [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=santosoimam.wordpress.com&amp;blog=11145465&amp;post=456&amp;subd=santosoimam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Di setiap perayaan tahun baru sering kita melihat meriahnya pesta kembang api. Warna-warni indah mejikuhibiniu, indigo, orange, putih dll menghiasi langit pukul 00.00 am. Warna-warna indah berbentuk bola api atau rumput raksasa , terpancar radial bersama dengan bunyi ledakan menggelegar. Tahukah kenapa kembang api itu mahal?<span id="more-456"></span></p>
<p>Sydney salah satu kota didunia yang melaksanakan perhelatan pesta kembang api termegah didunia. Tak tanggung-tanggung 6.3 juta dolar atau sekitar 60 milyar rupiah untuk pesta bunga api selama 15 menit. Lantas kenapa mahal sekali? </p>
<div id="attachment_457" class="wp-caption aligncenter" style="width: 510px"><a href="http://santosoimam.files.wordpress.com/2012/01/fireworks.jpg"><img src="http://santosoimam.files.wordpress.com/2012/01/fireworks.jpg?w=500&#038;h=271" alt="" title="fireworks" width="500" height="271" class="size-full wp-image-457" /></a><p class="wp-caption-text">Pesta kembang api Sydney (gambar dari http://www.thesydneytraveler.com/)</p></div>
<p>Setiap warna dalam nyala kembang api menggambarkan bahan yang terbakar. Beda unsur atau senyawa dalam kembang api akan menghasilkan warna nyala yang berbeda.  Misal warna putih dari kembang api menandakan bahwa kembang api itu mengandung Titanium atau alumunium. Hal ini karena serbuk alumunium atau titanium bila dibakar akan memberikan nyala putih. Berikut ringkasan warna nyala berbagai zat </p>
<p><a href="http://santosoimam.files.wordpress.com/2012/01/logam.jpg"><img src="http://santosoimam.files.wordpress.com/2012/01/logam.jpg?w=500" alt="Logam dan nyalanya" title="logam"   class="aligncenter size-full wp-image-458" /></a></p>
<p>Jadi aneka warna-warni nyala kembang api menandakan ada berbagai macam logam yang sedang terbakar didalamnya. Dan tahukah harga Cessium bahan untuk membuat warna indigo atau Titanium untuk warna putih? Harga cesium dengan kemurnian 99.5% adalah 1 juta/gr (http://www.biosci.com.au/). Itu hanya contoh untuk satu warna saja. Bayangkan berapa kg yang dibutuhkan untuk membuat nyala ungu raksasa dan dalam waktu 10 menit? 7 ton kembang api dibakar saat pesat kebang api Sydney tahun baru 2012 (http://www.sydneynewyearseve.com/). Jadi jelas salah satu factor kenapa pesta kembang api itu mahal harganya adalah kerena bahan untuk membuat kembang api yang indah warna-warni itu mahal. Belum lagi seni dibalik pembuatan kembang api itu sendiri.</p>
<p>Sebenarnya prinsip kimia nyala logam itu sangat berguna bila kita iseng-iseng ingin meneliti makanan. Dulu atau mungkin saat ini ketika marak makanan atau bakso mengandung bahan pengawet mayat bernama borax, kita bisa mengetes kandungan borax-nya dengan cara membakar panganan yang ingin kita uji. Borax rumus kimianya adalah Na2B4O7·10H2O (Natrium Tetraborat) dan bila dibakar akan menghasilkan warna kuning, sama seperti nyala warna logam natrium dan warna hijau (agak kuning) seperti nyala logam boron. Caranya mie atao bakso yang dicurigai mengandung bahan berbahaya ini diparut (bakso misalnya), dikeringkan lalu dibakar. Bila warna nyala api bewarna kuning maka makanan tersebut kemungkinan besar mengandung borax. Borax, karena warnanya yang kuning ketika dibakar, tentu juga bisa dibuat untuk membuat kembang api. Bahan kembang api kok dimakan <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Tulisan untuk mengenang kejayaan kimia pas SMA <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' />  </p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/santosoimam.wordpress.com/456/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/santosoimam.wordpress.com/456/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/santosoimam.wordpress.com/456/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/santosoimam.wordpress.com/456/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/santosoimam.wordpress.com/456/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/santosoimam.wordpress.com/456/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/santosoimam.wordpress.com/456/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/santosoimam.wordpress.com/456/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/santosoimam.wordpress.com/456/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/santosoimam.wordpress.com/456/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/santosoimam.wordpress.com/456/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/santosoimam.wordpress.com/456/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/santosoimam.wordpress.com/456/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/santosoimam.wordpress.com/456/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=santosoimam.wordpress.com&amp;blog=11145465&amp;post=456&amp;subd=santosoimam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://santosoimam.wordpress.com/2012/01/05/kembang-api-kenapa-mahal/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/cd01e7483dde0763de722d01bf73426f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">imam santoso</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://santosoimam.files.wordpress.com/2012/01/fireworks.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">fireworks</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://santosoimam.files.wordpress.com/2012/01/logam.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">logam</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Brisbane Kota Sungai dan Kota Jembatan</title>
		<link>http://santosoimam.wordpress.com/2011/12/02/brisbane-kota-sungai-dan-kota-jembatan/</link>
		<comments>http://santosoimam.wordpress.com/2011/12/02/brisbane-kota-sungai-dan-kota-jembatan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 02 Dec 2011 08:16:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Imam Santoso</dc:creator>
				<category><![CDATA[Mengejar Mimpi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://santosoimam.wordpress.com/?p=439</guid>
		<description><![CDATA[Brisbane adalah kota sungai. Bagaimana tidak. Peradaban kota metropolitan ini membentang di sepanjang tepi sungai Brisbane berjarak kurang lebih 23 KM dari muara laut Teluk Moreton ke hulu. Terlihat dari foto dibawah ini bagaimana gedung-gedung megah itu seperti berjajar di tepian Sungai Brisbane. Dan bagaimana Jalan-jalan Tol dibangun di atas sungai. Dan tentu, karena Brisbane [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=santosoimam.wordpress.com&amp;blog=11145465&amp;post=439&amp;subd=santosoimam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Brisbane adalah kota sungai. Bagaimana tidak. Peradaban kota metropolitan ini membentang di sepanjang tepi sungai Brisbane berjarak  kurang lebih 23 KM dari muara laut Teluk Moreton ke hulu. Terlihat dari foto dibawah ini bagaimana gedung-gedung megah itu seperti berjajar di tepian Sungai Brisbane. Dan bagaimana Jalan-jalan Tol dibangun di atas sungai.</p>
<p>Dan tentu, karena Brisbane adalah kota sungai maka ada banyak jembatan yeng melintasi kota ini yang menghubungkan seberang satu, suburb satu dengan sebarang dan suburb yang lain. Bahkan  ada jembatan-jembatan yang dibangun sangat berdekatan satu sama lain. Ada sekitar 20 jembatan yang melintasi kota ini.<br />
<div id="attachment_441" class="wp-caption aligncenter" style="width: 510px"><a href="http://santosoimam.files.wordpress.com/2011/12/img_18031.jpg"><img src="http://santosoimam.files.wordpress.com/2011/12/img_18031.jpg?w=500&#038;h=333" alt="" title="Brisbane kota sungai. (Foto koleksi pribadi)" width="500" height="333" class="size-full wp-image-441" /></a><p class="wp-caption-text">Brisbane kota sungai. (Foto koleksi pribadi)</p></div><span id="more-439"></span></p>
<p>Pertama adalah Jembatan Eleanor Schonell Bridge dengan panjang sekitar 390m yang menghubungkan  kampus University of Queensland St Lucia dan Dutton Park. Termasuk jembatan tipe Kabel-penahan dengan dua Pilar tinggi,  setipe dengan Jembatan  Tenggarong yang baru saja rubuh di Kalimantan. Hanya transportasi umum dan pejalan kaki dan pesepeda yang lintasanya ada dikanan kiri jembatan ini yang boleh melintas</p>
<div id="attachment_443" class="wp-caption aligncenter" style="width: 510px"><a href="http://santosoimam.files.wordpress.com/2011/12/img_1794.jpg"><img src="http://santosoimam.files.wordpress.com/2011/12/img_1794.jpg?w=500&#038;h=333" alt="" title="Eleanor Schonell Bridge (Foto koleksi pribadi)" width="500" height="333" class="size-full wp-image-443" /></a><p class="wp-caption-text">Eleanor Schonell Bridge (Foto koleksi pribadi)</p></div>
<p>Berikutnya adalah Kurilpa Bridge. Jembatan tipe kabel-penahan dengan panjang 470m untuk pejalan kaki dan pesepeda ini unik karena bentuknya yang khas karena tedapat 18 pilar-pilar silinder dan  dari bahan yang ringat namun kuat, yang berdiri dengan kemiringan tertentu, terikat kawat satu-sama lain.  Dan merupakan jembatan tenaga surya terpanjang di dunia. Malam hari jembatan ini bisa berpendar dengan warna cahaya indah yang bisa di program. </p>
<div id="attachment_444" class="wp-caption aligncenter" style="width: 510px"><a href="http://santosoimam.files.wordpress.com/2011/12/img_1797.jpg"><img src="http://santosoimam.files.wordpress.com/2011/12/img_1797.jpg?w=500&#038;h=333" alt="" title="Kurilpa Bridge (Foto koleksi pribadi)" width="500" height="333" class="size-full wp-image-444" /></a><p class="wp-caption-text">Kurilpa Bridge (Foto koleksi pribadi)</p></div>
<p>Berikutnya adalah Story Bridge yang merupakan jembatan mascot kota Brisbane mungkin karena tua dan ukuranya yang besar dan menjadi tempat rutual pesta megah kembang api. Pengunjung bisa menikmati wisata memanjat dan berjalan diatas jembatan, karena pilar-pilar besar jembatan ini bisa dilewati.</p>
<div id="attachment_445" class="wp-caption aligncenter" style="width: 510px"><a href="http://santosoimam.files.wordpress.com/2011/12/img_1798.jpg"><img src="http://santosoimam.files.wordpress.com/2011/12/img_1798.jpg?w=500&#038;h=333" alt="" title="Story Bridge (Foto koleksi pribadi)" width="500" height="333" class="size-full wp-image-445" /></a><p class="wp-caption-text">Story Bridge (Foto koleksi pribadi)</p></div>
<p>Jembatan berikutnya adalah William Jolly Bridge merupakan jembatan tipe lengkung  dan termasuk jembatan tua di Brisbane yang di buka pada tahun 1932 saat ekonomi mengalami resesi.</p>
<div id="attachment_448" class="wp-caption aligncenter" style="width: 510px"><a href="http://santosoimam.files.wordpress.com/2011/12/img_17952.jpg"><img src="http://santosoimam.files.wordpress.com/2011/12/img_17952.jpg?w=500&#038;h=333" alt="" title="William Jolly Bridge (Foto koleksi pribadi)" width="500" height="333" class="size-full wp-image-448" /></a><p class="wp-caption-text">William Jolly Bridge (Foto koleksi pribadi)</p></div>
<p>Merivale Bridge adalah jembatan tipe lengkung, khusus untuk kereta api. Dan jembatan ini adalah jembatan satu abad, karena untuk membuat jembatan yang menghubungkan rangkaian rela Brisbane utara dan  selatan melalui sungai Brisban membutuhkan waktu 100 tahun sejak  survey sampai peresmian.</p>
<div id="attachment_449" class="wp-caption aligncenter" style="width: 510px"><a href="http://santosoimam.files.wordpress.com/2011/12/img_1802.jpg"><img src="http://santosoimam.files.wordpress.com/2011/12/img_1802.jpg?w=500&#038;h=498" alt="" title="Merivale Bridge(Foto koleksi pribadi)" width="500" height="498" class="size-full wp-image-449" /></a><p class="wp-caption-text">Merivale Bridge(Foto koleksi pribadi)</p></div>
<p>Jembatan berikutnya adalah Goddwill Bridge jembatan tipe lengkung  khusus pesepeda dan pejalan kaki yang menghubungkan Museum Brisbane dengan kampus Queensland University of Technology. Jembatan ini batal diresmikan oleh ratu Elizabeth gara-gara berita serangan WTC 2001, sehingga ratu tidak jadi datang.</p>
<div id="attachment_450" class="wp-caption aligncenter" style="width: 510px"><a href="http://santosoimam.files.wordpress.com/2011/12/img_1800.jpg"><img src="http://santosoimam.files.wordpress.com/2011/12/img_1800.jpg?w=500&#038;h=310" alt="" title="Goodwill Bridge (Foto koleksi pribadi)" width="500" height="310" class="size-full wp-image-450" /></a><p class="wp-caption-text">Goodwill Bridge (Foto koleksi pribadi)</p></div>
<p>Bersambung,<br />
Imam</p>
<p>Sumber baca&#8217;an : http://en.wikipedia.org/wiki/Bridges_over_the_Brisbane_River</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/santosoimam.wordpress.com/439/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/santosoimam.wordpress.com/439/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/santosoimam.wordpress.com/439/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/santosoimam.wordpress.com/439/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/santosoimam.wordpress.com/439/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/santosoimam.wordpress.com/439/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/santosoimam.wordpress.com/439/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/santosoimam.wordpress.com/439/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/santosoimam.wordpress.com/439/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/santosoimam.wordpress.com/439/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/santosoimam.wordpress.com/439/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/santosoimam.wordpress.com/439/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/santosoimam.wordpress.com/439/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/santosoimam.wordpress.com/439/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=santosoimam.wordpress.com&amp;blog=11145465&amp;post=439&amp;subd=santosoimam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://santosoimam.wordpress.com/2011/12/02/brisbane-kota-sungai-dan-kota-jembatan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/cd01e7483dde0763de722d01bf73426f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">imam santoso</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://santosoimam.files.wordpress.com/2011/12/img_18031.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Brisbane kota sungai. (Foto koleksi pribadi)</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://santosoimam.files.wordpress.com/2011/12/img_1794.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Eleanor Schonell Bridge (Foto koleksi pribadi)</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://santosoimam.files.wordpress.com/2011/12/img_1797.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Kurilpa Bridge (Foto koleksi pribadi)</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://santosoimam.files.wordpress.com/2011/12/img_1798.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Story Bridge (Foto koleksi pribadi)</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://santosoimam.files.wordpress.com/2011/12/img_17952.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">William Jolly Bridge (Foto koleksi pribadi)</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://santosoimam.files.wordpress.com/2011/12/img_1802.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Merivale Bridge(Foto koleksi pribadi)</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://santosoimam.files.wordpress.com/2011/12/img_1800.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Goodwill Bridge (Foto koleksi pribadi)</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bercita-citalah. Dan semesta akan mengerti</title>
		<link>http://santosoimam.wordpress.com/2011/11/28/bercita-citalah-dan-semesta-akan-mengerti/</link>
		<comments>http://santosoimam.wordpress.com/2011/11/28/bercita-citalah-dan-semesta-akan-mengerti/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 28 Nov 2011 02:33:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Imam Santoso</dc:creator>
				<category><![CDATA[Mengejar Mimpi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://santosoimam.wordpress.com/?p=435</guid>
		<description><![CDATA[Angin sejuk gunung pun turun. Berhembus lembut, menyisir kerudung-kerudung putih yang menutupi caping-caping lebar yang dipakai tiga gadis belia itu. Gesekan melenking rumpun bambu di tepi sungai bengawan berharmoni dengan pekik gerombolan gagak hitam , mengiringi mereka untuk menyelesaikan menanam padi satu petak sawah sore itu. Ayahnya memegang tombak coklat yang terbuat dari kayu jati [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=santosoimam.wordpress.com&amp;blog=11145465&amp;post=435&amp;subd=santosoimam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Angin sejuk gunung pun turun. Berhembus lembut, menyisir kerudung-kerudung  putih yang menutupi caping-caping lebar  yang dipakai tiga gadis belia itu.  Gesekan melenking rumpun bambu di tepi sungai bengawan  berharmoni dengan  pekik  gerombolan gagak  hitam , mengiringi mereka  untuk menyelesaikan menanam padi satu petak sawah sore itu. Ayahnya memegang tombak coklat yang terbuat dari kayu jati . Tombak itu dihujam-hujamkan ke tanah. <span id="more-435"></span></p>
<p>“jrug..jrug..jrug..” satu tombak itu terus bergerak, sesekali beralih dari tangan kiri ke kanan membuat lima puluh  ribu lubang tanah sedalam 5 cm yang akan diisi padi oleh anak gadisnya.  Sudah 3 hari lamanya, dan itu adalah sore ketiga. </p>
<p>Dan sambil menanam bibit, mereka sesekali diam tertegun memanjat doa kepada Tuhan. Mereka berdoa agar esok turun hujan. Tanganya yg kecil segera bergerak lincah mengisi lubang-lubang tanah ini dengan tiga atau  empat pohon padi yang masih bayi yang baru dicabut dari persemaian. </p>
<p>Di balik padi itu ada harapan besar untuk keluarga itu, bukan hanya untuk ditanak menjadi nasi sehingga mereka bisa tetap hidup. Tapi ada suatu moment besar yang sebentar lagi datang, dimana padi itu menjadi bulir-bulir harapanya. Momen kenaikan kelas</p>
<p>Walau dekat sungai, sawah yang mereka miliki termasuk tinggi, sehingga tidak aliran irigasi yang melalui sawah mereka.  Hujanlah satu-satunya harapan sumber air yang akan menghidupkan padinya.  yang jelas bila sampai 5 hari kedepan tidak turun hujan, maka bibit-bibit padi yang baru ditanam di sawah itu akan menguning kering, lalu mati. Jam 4 sore, mereka telah selesai menanam dan mereka pulang.</p>
<p>Sepuluh kilometer dari sawah itu, terlihat gelembung buih-buih air laut biru yang tak terhitung jumlahnya terus menerus menguap cepat,. Menyembur dan terbang tinggi  keatas langit, membentuk gumpalan awan tumpuk Cumulus Nimbus. Tak lama kemudian anginpun segera datang menyambut. Membawa awan hitam itu berarak menuju daratan. </p>
<p>Masih Di laut yg sama,  mengapung-ngapung jutaan ganggang dan zooplankton. Mahluk renik  renik itu melayang-layang , melepaskan zat-zat hara penyubur  tanah, membentuk selaput tipis nan luas diatas laut, yang akan menempel pada gelembung air yang menyembur tadi dan  terbang bersamanya menjadi awan. </p>
<p>Selepas isa, setelah sembahyang, aroma itu mulia merebak. Aroma khas tanah kering yang sedang tersentuh gerimis. Salah seorang gadis itu segera lari keluar rumah, terlihat hujan mengguyur deras  darilangit. </p>
<p>&#8220;Hujaaan&#8230;hujaaaan&#8230;hujaaan&#8230;Alhamdulillah..Alhamdullillah ya Allah&#8221;</p>
<p>Terbayang di benaknya apa yg ia cita-citakan bersama dua adiknya akan tercapai dua bulan lagi. </p>
<p>Pagipun datang. Dan jauh di angkasa sana, jutaan kilometer di atas sepetak sawah, menyala terang bola raksasa. Didalamnya ada reaksi termonuklir berantai atom-atom hidrogen menghasilkan panas jutaan derajat yang cahayanya menyebar ke penjuru alam. </p>
<p>Cahaya luar angkasa  itu menuju  bumi, terus bergerak ke bawah, menembus awan dan menyinari setiap helai daun padi yang baru ditanam dan baru terguyur hujan itu. </p>
<p>Dengan paduan cahaya dan air yg turun dari langit , padi-padi itu dapat hidup. Ditambah unsur-unsur hara dari plankton-planton laut yg terbawa bersama hujan dan terserap akar, membuat padi di sawah itu semakin subur menghijau. </p>
<p>Dan akhirnya Tuhan Alam Semesta seperti mendengar setiap gema doa keluarga itu. Plankton-plankton laut, angin, hujan, tanah dan angkasa seperti berpadu dan bersinergi mewujudkan apa yg mereka citakan.</p>
<p>Karena tentu bukan lah bapak dan gadis-gadi itu yang mangatur hewan-hewan laut untuk menghasilkan pupuk yang akan terbang bersama awan. Lalu meminta angin mambawa awan itu ke daratan, kemudia menjadi hujan yang  menyuburkan padi-padinya. Semesta telah berpadu untuk doa itu.</p>
<p>Dan panen pun tiba. Dan dari padi itu, ketiga gadis itu bisa meneruskan sekolahnya.  Padi di jual dan digunakan untuk mabayar biaya sekolah dan seragam. Musim berganti musim, tahun berganti tahun. Bapak itu akhirnya dapat mewujudkan cita-cita ketiga putrinya untuk lulus SMA.</p>
<p>Aku pernah diberi tahu bahwa kita harus bercita-cita.  Dan juga berdoa sepenuh hati untuk apa yang kita citakan-citakan. Karena doa kita akan didengar oleh semesta. Dan ia akan mendukung, perpadu untuk mewujudkan apa yg kita cita-citakan itu. Tapi bercita-cita dan berdoa saja tidak cukup. Karena berdoa saja tanpa berusaha seperti menebar pupuk tanpa menanam benih pedi.</p>
<p>*Tiga gadis itu adalah bibiku yang masih belia. Ketika menanam padi, aku kadang ikut ke sawah untuk bermain-main, sambil membongkar-bongkar tanah untuk mencari jangkrik sawah dan belalang sembah.<br />
<div id="attachment_436" class="wp-caption alignnone" style="width: 510px"><a href="http://santosoimam.files.wordpress.com/2011/11/vietnam-boy.jpg"><img src="http://santosoimam.files.wordpress.com/2011/11/vietnam-boy.jpg?w=500&#038;h=375" alt="" title="vietnam boy" width="500" height="375" class="size-full wp-image-436" /></a><p class="wp-caption-text">Sawah-sawah. Kerbau-kerbau. rumput-rumput. Awan-awan (gambar dari www.nationalgeograpich.com Boy and Ox, Vietnam Photograph by Tiong Wee Wong)</p></div></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/santosoimam.wordpress.com/435/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/santosoimam.wordpress.com/435/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/santosoimam.wordpress.com/435/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/santosoimam.wordpress.com/435/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/santosoimam.wordpress.com/435/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/santosoimam.wordpress.com/435/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/santosoimam.wordpress.com/435/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/santosoimam.wordpress.com/435/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/santosoimam.wordpress.com/435/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/santosoimam.wordpress.com/435/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/santosoimam.wordpress.com/435/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/santosoimam.wordpress.com/435/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/santosoimam.wordpress.com/435/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/santosoimam.wordpress.com/435/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=santosoimam.wordpress.com&amp;blog=11145465&amp;post=435&amp;subd=santosoimam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://santosoimam.wordpress.com/2011/11/28/bercita-citalah-dan-semesta-akan-mengerti/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/cd01e7483dde0763de722d01bf73426f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">imam santoso</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://santosoimam.files.wordpress.com/2011/11/vietnam-boy.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">vietnam boy</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sebutir nasi dan setetes air</title>
		<link>http://santosoimam.wordpress.com/2011/10/22/sebutir-nasi-dan-setetes-air/</link>
		<comments>http://santosoimam.wordpress.com/2011/10/22/sebutir-nasi-dan-setetes-air/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 22 Oct 2011 07:49:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Imam Santoso</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pelajaran Hari ini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://santosoimam.wordpress.com/?p=427</guid>
		<description><![CDATA[Bagi kita mungkin yang setiap hari memakan nasi dan meminum air tidak pernah menghitung berapa harga sesungguhnya apa yang kita makan dan kita minum itu. Harga beras Rp. 8000/kg sebenarnya hanyalah ongkos tanam dari petani ditambah ongkos pengiriman dan laba. Apalagi bila dalam satu kg beras ada kurang lebih 50.000 bulir, maka harga sebulir beras [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=santosoimam.wordpress.com&amp;blog=11145465&amp;post=427&amp;subd=santosoimam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bagi kita mungkin yang setiap hari memakan nasi dan meminum air tidak pernah menghitung berapa harga sesungguhnya apa yang kita makan dan kita minum itu. Harga beras Rp. 8000/kg sebenarnya hanyalah ongkos tanam dari petani ditambah ongkos pengiriman dan laba.  Apalagi bila dalam satu kg beras ada kurang lebih 50.000 bulir, maka harga sebulir beras menjadi Rp. 0.16, nyaris seolah tak berharga. Padahal, bila manusia harus memproses sendiri dari bahan dasar niscaya harganya tidak akan pernah terbeli, walaupun itu tepung sebesar zarrah. Begitu pula air, manusia hanyalah mengambil dari alam<span id="more-427"></span></p>
<p>Nasi tersusun dari rantai molekul gula (glukosa). Glukosa (C6H12O6) tersusun dari atom-atom Karbon (C), Hidrogen (H) dan Oksigen (O). Tahukah kita berapa ongkos untuk membuat sebuah atom karbon atau Hidrogen?</p>
<p>Agar terbentuk atom karbon maka harus terjadi reaksi penggabungan dari atom-atom yang lebih ringan dari karbon, dimana membutuhkan panas jutaan derajat yang kondisi biasa di bumi tidak memungkinkan reaksi ini. Pembakaran jutaan milyaran batubara atau milyaran liter minyak mustahil membentuk panas yg dibutuhkan untuk membuat sekedar sebuah atom karbon. Sebuh atom karbon salah satu pembentuk beras membutuhkan suhu jutaan derajat dan hanya mungkin dibentuk di tempat yang teramat panas yaitu di inti-inti bintang di langit purba. Juga atom hydrogen salah pembentuk molekul air tercipta.  Jelas harga sebulir besar tidak ternilai.</p>
<p>Tapi Tuhan memberi makan ciptaanya dengan cara yang  indah dan menajubkan. Allah telah mengirimkan semua materi kehidupan ke bumi tanpa menyuruh manusia membuatnya. Bahkan untuk menciptakan beras pun, Allah meminta tumbuhan untuk memprosesnya melalui proses foto sintesis yang tak pernah terbeli oleh manusia. Allah menciptakan udara dan angin yang membawa hujan dari laut ke darat sehingga tumbuhan dapat menyerap air. Dari udara yang mengandung karbondioksida  dan air ini tumbuhan memperoleh karbon, hydrogen dan oksigen untuk diolah menjadi beras. </p>
<p>H2O (air) + CO2 (dari udara) →C6H12O6 (gula/pati dalam beras) + O2</p>
<p>Jelas bahwa sebuah molekul tepung itu tercipta melalui proses yang menajubkan dan bahkan manusia tak mampu membelinya. Harganya tak ternilai. Sayangnya, kadang ketika makan kita masih menyisakan. Dan kita tahu bagaimana cara Rasullah SAW menghargai sebutir nasi yang ia makan.</p>
<p><em>&#8220;Sesungguhnya setan bersama kalian dalam segala keadaan, sampai-sampai setan bersama kalian pada saat makan. Oleh karena itu jika makanan kalian jatuh ke lantai maka kotorannya hendaknya dibersihkan kemudian di makan dan jangan dibiarkan untuk setan. Jika sudah selesai makan maka hendaknya jari jemari dijilati karena tidak diketahui di bagian manakah makanan tersebut terdapat berkah.” (HR Muslim no. 2033 dan Ahmad 14218)</em></p>
<p>Rosulullah tidak pernah menyisakan makanan, bahkan ia akan mengambil makanan yang jatuh dan membersihkan jari-jari dari sisa makanan yang ia makan. Yang jatuh saja ,yang mungkin kita tidak sengaja, kita diminta mengambil, lantas layakkah kita sampai membuang makanan</p>
<p>Kadang kita dengan mudah tidak menghabiskan makanan, atau membuang makanan bila tidak habis. Kita sering menganggap sepele. Padahal dalam setiap bulir makanan itu ada keberkahan dan tak ternilai harganya.</p>
<p><em>&#8220;Dan kamu menganggapnya ringan saja, padahal di sisi Allah adalah besar.&#8221; (Q.S. Annur: 150)</em></p>
<p>*Pelajaran hari ini, saya akan menghabiskan makanan yang saya makan. tuntas tas tas <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /><br />
<div id="attachment_428" class="wp-caption alignnone" style="width: 310px"><a href="http://santosoimam.files.wordpress.com/2011/10/rice_wallpaper_plants_nature_wallpaper_1211.jpg"><img src="http://santosoimam.files.wordpress.com/2011/10/rice_wallpaper_plants_nature_wallpaper_1211.jpg?w=300&#038;h=224" alt="" title="rice_wallpaper_plants_nature_wallpaper_1211" width="300" height="224" class="size-medium wp-image-428" /></a><p class="wp-caption-text">Padi. Gambar dari http://all-free-download.com/wallpapers</p></div></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/santosoimam.wordpress.com/427/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/santosoimam.wordpress.com/427/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/santosoimam.wordpress.com/427/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/santosoimam.wordpress.com/427/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/santosoimam.wordpress.com/427/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/santosoimam.wordpress.com/427/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/santosoimam.wordpress.com/427/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/santosoimam.wordpress.com/427/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/santosoimam.wordpress.com/427/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/santosoimam.wordpress.com/427/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/santosoimam.wordpress.com/427/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/santosoimam.wordpress.com/427/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/santosoimam.wordpress.com/427/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/santosoimam.wordpress.com/427/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=santosoimam.wordpress.com&amp;blog=11145465&amp;post=427&amp;subd=santosoimam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://santosoimam.wordpress.com/2011/10/22/sebutir-nasi-dan-setetes-air/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/cd01e7483dde0763de722d01bf73426f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">imam santoso</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://santosoimam.files.wordpress.com/2011/10/rice_wallpaper_plants_nature_wallpaper_1211.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">rice_wallpaper_plants_nature_wallpaper_1211</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hujan dan Kamu</title>
		<link>http://santosoimam.wordpress.com/2011/10/13/hujan-dan-kamu/</link>
		<comments>http://santosoimam.wordpress.com/2011/10/13/hujan-dan-kamu/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 13 Oct 2011 13:40:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Imam Santoso</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pelajaran Hari ini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://santosoimam.wordpress.com/?p=414</guid>
		<description><![CDATA[Baik, aku akan menulis tentang hujan untukmu. Bila kau Tanya aku tentang hujan. Maka aku akan menjawab bahwa hujan selalu mampu membawa kenangan masa laluku. Otakku seperti terpindai manakala aku dengar gemercik air yang turun dari langit itu. Mungkin kerena hujan membuat setiap orang, termasuk aku yang melangkah di jalan jadi terhenti, lalu berlari mencari [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=santosoimam.wordpress.com&amp;blog=11145465&amp;post=414&amp;subd=santosoimam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Baik, aku akan menulis tentang hujan untukmu. </p>
<p>Bila kau Tanya aku tentang hujan. Maka aku akan menjawab bahwa hujan selalu mampu membawa kenangan masa laluku. Otakku seperti terpindai manakala aku dengar gemercik air yang turun dari langit itu. Mungkin kerena hujan membuat setiap orang, termasuk aku yang melangkah di jalan jadi terhenti, lalu berlari mencari pohon rindang atau teras gardu untuk berteduh. Dan saat itu yang bisa kulakukan hanyalah diam, melihat aliran air dan menunggunya berhenti. Dan saat diam itu, sesungguhnya pikiranku berlari kencang ke masa lalu, membawa kenangan-kenangan silam bersama hujan.<br />
 <span id="more-414"></span><br />
Suatu malam, Juli 2002, aku pernah berlari. Memohon agar hujan datang. Agar segera meredam api yang menghanguskan puluhan gudang-gudang tembakau milik para petani di desaku. Aku terus berlari Hingga aku sampai di sebuah rumah. Kulihat gadis menjerit-jerit sambil menggigil, matanya tak henti-henti mengucurkan airmata, dia terpaku kaku dg ibunya, melihat api yg menyala-nyala melumatkan gudang tembakau dan membakar separuh rumahnya. </p>
<p>Bagi para petani kecil seperti bapakku, tembakau adalah hasil tani yang paling diandalkan karena bila harga tembakau mahal, maka uangnya bisa untuk menyekolahkan anak-anaknya. Tapi malam itu, angin sangat kencang, dalam sekejab melahap puluhan gudang. Kawat-kawat panas dari gudang satu terpelantaing ke gudang berikutnya sehingga terjadi kebakaran berantai. Api membakar 20 Gudang.  Hujan tak datang.</p>
<p>Hujan, juga mengingatkanku pada bibi kecilku. Tahun 1995 silam seorang gadis kecil dan saudaranya, setiap kamis sore dengan penuh semangat, mengayuh sepeda dari kampung ke kota untuk belajar bahasa Inggris. Tak peduli hujan, mereka selalu berangkat. Pernah mereka berdua jatuh ditengah jalan  karena payung mereka terbang tertiup angin. Kala itu mereka punya cita-cita yg sama, tapi sayang gadis pintar itu kemudian harus menyerah kepada nasib. Kondisi keluarga memaksanya bekerja, dan saudaranya, yaitu aku, saat itu hanya bisa termenung di bawah hujan.</p>
<p>Itu dua dari banyak kisahku tentang hujan. Aku tahu kau tangguh. Lihatlah perjuanganmu salama ini. Aku pernah menulis status di facebooku tentangmu. Beberapa bulan lalu</p>
<p><strong>&#8220;Ada seorang gadis. Siang hari, dia kuliah di tempat yg konon sgt lumyan tugas dan pelajarnya. Waktu luang adalah kemewahan baginya. Saat orang tidur lelap di mlm hari, dia selalu masih bekerja di kantor. Kasur dia adlh meja kerjanya. Tidurnya hanya 3 jam sehari. Dia menafakahi 5 kepala, dia, ayah, ibu, neneknya yang pikun dan adiknya yg msih sekolah. Walaupun dia srg menangis dan sakit, tapi dia tetap smgt.&#8221;</strong></p>
<p>Aku mengerti kenapa kau suka hujan. Kau sering mengatakanya  kepadaku berulang-ulang. Ketika tanpa kau sadari air matamu jatuh, kau merasa tak sendiri lagi karena seolah langit mengerti apa yang kau rasa dan paling tidak  malam itu bukan hanya air matamu yang mengalir  di bumi, ada air hujan di depanmu.</p>
<p>Apalagi isak tangismu dibalik jendela akan samar terdengar, manakala deras air dari langit  yang mengguyur genteng kosanmu membentuk irama indah yang sesekali berpadu dengan suara guntur dan suara tapak-tapak kaki yang berlari mencari tempat berteduh.</p>
<p>Tapi lihatlah, sebenarnya hujan bukan ikut menangis karena melihat engkau menangis. Tapi hujan ingin agar engkau terus tersenyum dan bangkit kembali. Ia mengerti bahwa ada seseorang yg sedang sedih.  Allah mengirimkanya untukmu.  Allah yang menciptakan hujan . Ia yang mengirimkan untukmu agar kamu gembira lagi. Bukankah Allah sudah mengatakanya pada kita semua:</p>
<p><em>&#8220;Allah, Dialah yang mengirim angin, lalu angin itu menggerakkan awan dan Allah membentangkannya di langit menurut yang dikehendaki-Nya, dan menjadikannya bergumpal-gumpal; lalu kamu lihat hujan ke luar dari celah-celahnya, maka apabila hujan itu turun mengenai hamba-hamba-Nya yang dikehendaki-Nya tiba-tiba mereka menjadi gembira&#8221;</em></p>
<p>Bukankah kedatangnya selalu ditunggu-tunggu untuk memberi kehidupan?.<br />
Lihatlah hujan, bagimana ia  menyirami tanah tandus dan gersang. Dia menghidupkan kembali negeri yang sudah mati. Menumbuhkan bunga-bunga dan rumpun-rumpun padi. Ia datang ingin menyirami hatimu agar sedihmu luntur, mengalir hilang bersama airnya. Ia ingin menumbuhkan lagi dan lagi semangatmu.</p>
<p>Aku ingin kau tetap tegar. </p>
<p>Ku harap, bagimu hujan bukan perlambang kesedihan dan air mata, tapi sebaliknya. Dibalik hujan ada irama, bagi mereka, agar tidak putus asa.</p>
<p>Bukankah kau juga pernah menulis sebuah puisi? puismu penuh energi. Baik, aku tulis lagi puisimu, agar kamu semngat. Ini puisimu</p>
<blockquote><p>Aku melihat air tak terbendung di sudut matamu<br />
Perasaanmu yang halus sesungguhnya manusiawi saja<br />
Hanya saja kadang kita lupa<br />
Bahwa kesedihan atau kegembiraan hanyalah soal sudut pandang<br />
Tergantung dari sisi mana kita melihat</p>
<p>Air matamu masih tergenang dan menetes dipipimu<br />
Tapi energi positifmu terlihat sangat kuat<br />
Berbahagialah atas anugrah kecerdasan dan kekuatan yang kau miliki<br />
Masih dalam tangismu kulihat kau tersenyum<br />
Keikhlasan dan kebahagiaan telah menutupi kesedihanmu</p>
<p>Tak lama kau hapus air mata itu<br />
Kini hanya tersisa mata merah yang menatap tajam<br />
Dan senyummu yang merupakan keindahan alami<br />
Kau mulai melangkah maju<br />
Begitu kokoh dan yakin menuju masa depanmu</p>
<p>Mungkin ada tanya diujung hatimu<br />
Kemanakah langkahmu akan terhenti<br />
Tapi kau terus melangkah dan melangka<br />
11:00 PMTapi kau terus melangkah dan melangkah lagi<br />
Kau tau Tuhanmu begitu dekat<br />
Ia tak akan tinggalkan umatnya tanpa arah</p>
<p>Kau hadapi harimu<br />
Kau menjauh membawa hatimu yang bening<br />
Tanpa prasangka, tanpa dendam, tanpa sakit hati…&#8230;<br />
Warnai jalan dan sekitar dengan cahaya terang hatimu</p></blockquote>
<p>Semangat, buat adikku<br />
 <div id="attachment_415" class="wp-caption alignnone" style="width: 310px"><a href="http://santosoimam.files.wordpress.com/2011/10/rain-for-tank-collection.jpg"><img src="http://santosoimam.files.wordpress.com/2011/10/rain-for-tank-collection.jpg?w=300&#038;h=200" alt="" title="200236712-001" width="300" height="200" class="size-medium wp-image-415" /></a><p class="wp-caption-text">Hujan. pic by: Rain falling on ground (c) Ghislain and Marie David De Lossy</p></div></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/santosoimam.wordpress.com/414/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/santosoimam.wordpress.com/414/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/santosoimam.wordpress.com/414/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/santosoimam.wordpress.com/414/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/santosoimam.wordpress.com/414/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/santosoimam.wordpress.com/414/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/santosoimam.wordpress.com/414/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/santosoimam.wordpress.com/414/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/santosoimam.wordpress.com/414/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/santosoimam.wordpress.com/414/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/santosoimam.wordpress.com/414/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/santosoimam.wordpress.com/414/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/santosoimam.wordpress.com/414/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/santosoimam.wordpress.com/414/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=santosoimam.wordpress.com&amp;blog=11145465&amp;post=414&amp;subd=santosoimam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://santosoimam.wordpress.com/2011/10/13/hujan-dan-kamu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/cd01e7483dde0763de722d01bf73426f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">imam santoso</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://santosoimam.files.wordpress.com/2011/10/rain-for-tank-collection.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">200236712-001</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Untuk apa aku hidup</title>
		<link>http://santosoimam.wordpress.com/2011/10/02/untuk-apa-aku-hidup/</link>
		<comments>http://santosoimam.wordpress.com/2011/10/02/untuk-apa-aku-hidup/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 02 Oct 2011 08:55:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Imam Santoso</dc:creator>
				<category><![CDATA[Mutiara hidup]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://santosoimam.wordpress.com/?p=406</guid>
		<description><![CDATA[Bila kau rasa hidup seumpama ilalang di padang tandus, maka saat pagi pucuk-pucuk daunmu akan penuh bulir-bulir embun yang bening. Laksana kristal-kristal emas kemilau terang. Belalang, laba-laba, semut-semut akan selalu datang menemuimu untuk melepas dahaga. Kau bisa menjadi harapan hidup mahluk-mahluk itu Bila kau rasa hidup seumpama rumpun-rumpun bakau di tanah penuh lumpur. Akarmu akan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=santosoimam.wordpress.com&amp;blog=11145465&amp;post=406&amp;subd=santosoimam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bila kau rasa hidup seumpama ilalang di padang tandus, maka saat pagi pucuk-pucuk daunmu akan penuh bulir-bulir embun yang bening. Laksana kristal-kristal emas kemilau terang. Belalang, laba-laba, semut-semut akan selalu datang menemuimu untuk melepas dahaga. Kau bisa menjadi harapan hidup mahluk-mahluk itu<span id="more-406"></span></p>
<p>Bila kau rasa hidup seumpama rumpun-rumpun bakau di tanah penuh lumpur. Akarmu akan kokoh menghujam bumi, bertautan, bergandengan erat satu sama lain. Engkau bisa menjadi tempat hidup berang-berang. Burung-burung kutilang akan riang menikmati buah-buahmu yang matang.  Kau bisa menjadi pelindung kampung nelayan dari ganasnya ombak.</p>
<p>Bila kau rasa hidup seperti dalam lingkungan beku yang menusuk tulang, seumpama es-es kutup yang melayang-layang di atas air. Maka ketahuilah, sesungguhnya  engkau adalah benteng kehidupan. Kau cegah dinginya udara luar menembus dan membekukan air di bawahmu. Sehingga ikan-ikan tetap bisa berenang.  </p>
<p>Bila kau rasa hidup ini ringan seperti angin. Kau bisa bergerak gesit dan jauh. Kau bisa membawa terbang setiap harum bunga cempaka. Kau bisa membawa awan agar ada hujan. </p>
<p>Itulah hidup dan untuk apa engkau hidup.<br />
Siapapun engkau, di manapun engkau berdiri, kau bisa menebar rahmat.<br />
Karena ketika kau mati, kau akan membawa apa yang kamu beri, bukan apa yang kamu dapat.<br />
Agar hidup tak sia-sia.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/santosoimam.wordpress.com/406/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/santosoimam.wordpress.com/406/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/santosoimam.wordpress.com/406/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/santosoimam.wordpress.com/406/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/santosoimam.wordpress.com/406/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/santosoimam.wordpress.com/406/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/santosoimam.wordpress.com/406/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/santosoimam.wordpress.com/406/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/santosoimam.wordpress.com/406/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/santosoimam.wordpress.com/406/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/santosoimam.wordpress.com/406/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/santosoimam.wordpress.com/406/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/santosoimam.wordpress.com/406/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/santosoimam.wordpress.com/406/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=santosoimam.wordpress.com&amp;blog=11145465&amp;post=406&amp;subd=santosoimam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://santosoimam.wordpress.com/2011/10/02/untuk-apa-aku-hidup/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/cd01e7483dde0763de722d01bf73426f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">imam santoso</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bangunan-bangunan bukti Mu’zizat</title>
		<link>http://santosoimam.wordpress.com/2011/09/11/bangunan-bangunan-bukti-mu%e2%80%99zizat/</link>
		<comments>http://santosoimam.wordpress.com/2011/09/11/bangunan-bangunan-bukti-mu%e2%80%99zizat/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 11 Sep 2011 11:39:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Imam Santoso</dc:creator>
				<category><![CDATA[Mutiara hidup]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://santosoimam.wordpress.com/?p=396</guid>
		<description><![CDATA[Mohon maaf bila sering membaca tulisan tentang ini Al-Qur’an kitab suci umat islam dan merupakan mu’zizat terbesar. Al-Qur’an adalah wahyu Allah, bukan hasil budaya atau karangan Nabi Muhammad SAW. Tidak ada keraguan didalamnya yang petunjuknya akan terus relevan sampai akhir zaman dan berlaku bagi semua manusia di bumi ini di manapun mereka berada berada, karena [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=santosoimam.wordpress.com&amp;blog=11145465&amp;post=396&amp;subd=santosoimam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Mohon maaf bila sering membaca tulisan tentang ini <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Al-Qur’an kitab suci umat islam dan merupakan mu’zizat terbesar. Al-Qur’an adalah wahyu Allah, bukan hasil budaya atau karangan Nabi Muhammad SAW. Tidak ada keraguan didalamnya yang petunjuknya akan terus relevan sampai akhir zaman dan berlaku bagi semua manusia di bumi ini di manapun mereka berada berada, karena yang membuatnya adalah zat yang Maha Besar, Zat penguasa masa lampau dan  masa depan, penguasa tunggal alam raya dan ilmu pengetahuan.</p>
<p>Bukti-bukti bahwa Al-Quran adalah wahyu Allah berhamparan didalam Al-Quran. Salah satunya adalah bagaimana Allah menceritakan kisah atau sejarah beberapa umat terdahulu di dalamnya. Sejarah itu sangat penting bagi kita untuk merancang dan membangun masa depan karena dengan sejarah, kita dapat mengambil pelajaran dan hikmah dari peristiwa-peristiwa yang telah terjadi.  Namun bukan hanya itu, dengan melihat kisah-kisah di dalam Al-Quran ini, kita akan mengetahui bahwa sumber berita tentang sejarah ini pastilah dari Zat yang maha Besar dan penguasa Ilmu.<span id="more-396"></span></p>
<p>Hal ini dapat dilihat bagaimana Al-Quran dalam surat menceritakan tentang kisah pembangunan piramida para fir’aun.  Di kalangan ilmuan, bagaimana rakyat mesir membangun piramida dari sekitar 2.8 juta batu besar masih menyimpan teka-teki.  Baru pada tahun 2006, setelah penelitian intensif dan menggunakan alat-alat modern, misteri ini terkuak. Ternyata rakyat mesir membuat pyramida ini dari adonan semen dari tanah liat yang dicampur dengan air sehingga membentuk lumpur, kemudian dicor dengan cetakan lalu dikeringkan.<br />
<div id="attachment_397" class="wp-caption alignnone" style="width: 310px"><a href="http://santosoimam.files.wordpress.com/2011/09/giza-pyramids-at-dusk.jpg"><img src="http://santosoimam.files.wordpress.com/2011/09/giza-pyramids-at-dusk.jpg?w=300&#038;h=224" alt="" title="giza-pyramids-at-dusk" width="300" height="224" class="size-medium wp-image-397" /></a><p class="wp-caption-text">Piramida di Giza (Gambar dari www.metrolic.com)</p></div></p>
<p>Artinya orang mesir zaman dulu telah membuat batuan penyusun pyramida melalui proses dari tanah liat, bukan dari mengambil batu alam besar di alam , yang dipotong, diangkut dan dipindahkan seperti yang diduga ilmuan sebelumnya</p>
<p>Juga, perlu diketahui bahwa bahan utama pembuat semen modern adalah bahan-bahan alam berupa batu kapur (CaO), pasir kaca (SiO2) dan alumina (Al2O3). Saat kita melihat pyramida mungkin kita hanya membayangkan bahwa pyramida adalah bangunan bersejarah peninggalan para Firaun. Pernahkah kita memikirkan bahwa semen buatan orang mesir puluhan ribu tahun sebelum masehi ini lebih hebat dari semen modern? Terbukti dari pyramida yg masih kokoh sampai saat ini, padahal semen buatan manusai saat ini rapuh.</p>
<p>&#8220;the Ancient Egyptians were not only exceptional civil and architectural engineers but also superb chemists and material scientists.They would also have to be credited with the invention of concrete, thousands of years before the Romans.That a lime-based cement cast and cured at room temperature would survive for 5000 years—while the best our civilization has to offer, Portland cement, which under the best of circumstances lasts 150 years or less—is both awe inspiring and humbling&#8221; (Barsoum,2006)</p>
<p>Yang menarik adalah Al-Quran yang diturunkan sekitar 1,400 tahun silam sudah menceritakan proses pembuatan batu dari tanah liat ini.</p>
<p><em>Dan berkata Fir&#8217;aun: ‘Hai pembesar kaumku, aku tidak mengetahui Tuhan bagimu selain aku. Maka bakarlah Hai Haman untukku tanah liat kemudian buatkanlah untukku bangunan yang Tinggi supaya aku dapat naik melihat Tuhan Musa, dan Sesungguhnya aku benar-benar yakin bahwa Dia Termasuk orang-orang pendusta.&#8221; (Al-Qashash:38)</em></p>
<p>Tapi ilmuan baru memecahkan misteri ini akhir-akkhir ini setelah menggunakan peralatan canggih.</p>
<p>Dari sini dapat dilihat bahwa informasi dari Al-Quran 7 abad silam pastilah informasi dari Allah, bukan karangan Nabi Muhammad, karena tidak mungkin nabi mengetahui cara pembangunan pyraida yang terjadi sekitar 25,700 tahun sebelum turunya Al-Quran itu.  Pasti, Allah-lah, penguasa waktu dan ilmu, melalui malaikat jibril, yang menyampaikan wahyu tentang kisah ini kepada nabi Muhammad.</p>
<p>Kisah lain yang menunjukkan bahwa Al-Quran adalah wahyu Allah dapat dilihat dari bagaimana Al-quran bercerita tentang negeri Iram. Negeri kaum ‘Aad.</p>
<p>Negeri Iram adalah negeri tempat kaum ‘Aad berada, umat nabi Hud, berada di Hadramout (saat ini Yaman). Mereka adalah arsitek-arsitek bangunan handal. Mereka mampu membangun kota-kota di bebatuan. Mereka mampu membangun bangunan dengan tiang-tiang tinggi menjulang.</p>
<p>Seperti dalam ayat:</p>
<p><em>“Tidakkah engkau lihat bagaimana berbuat Tuhanmu kepada kaum `Add.  Negeri Iram yang memiliki tiang-tiang.  yang belum pernah tercipta bandingannya di seluruh negeri.” (Al-Fajr: 6-8)</em></p>
<p>Tapi, para arkeolog Amerika baru pada tahun 1982 menemukan keberadaan peninggalan kamu Aad ini berupa tiang-tiang penyangga bangunan yang tinggi. Alquran sendiri telah menceritakan informasi negeri  yang memiliki “tiang-tiang” ini pada abad ke 7, padahal peradaban iram berkembang sekitar Tahun 2300  sebelum Al-Quran Turun. Tentu, pasti zat yang maha tahulah yang mengabarkan  ini semua kepada Muhammad.<br />
<div id="attachment_400" class="wp-caption alignnone" style="width: 310px"><a href="http://santosoimam.files.wordpress.com/2011/09/ubar.jpg"><img src="http://santosoimam.files.wordpress.com/2011/09/ubar.jpg?w=300&#038;h=168" alt="" title="ubar" width="300" height="168" class="size-medium wp-image-400" /></a><p class="wp-caption-text">Pondasi dari tiang-tiang tinggi negeri Iram</p></div><br />
Juga kisah tentang kaum Tsamud, umat Nabi Sholah As. Kaum Tsamud hidup di sebelah utara Madinah di Lembah AL Hijr. Kaum Tsamud terkenal akan arsitektur indahnya karena mereka mampu memahat lembah karang dengan indah. Baru abad ke 19 lah, terbukti eksistensi peninggalan kaum Tsamud ini setelah arkeolog dari perancis menemukan peninggalan tebing-tebing batu karang yang dipahat ini. Tapi, sekali lagi, informasi ini telah dikabarkan Al-Quran pada abad ke 8 silam, 2100 tahun setelah peradaban Tsamud ini</p>
<p>Seperti ayat:<br />
<em><br />
“Dan kaum Tsamud yang memahat batu karang di lembah.” (Al-Fajr)</em></p>
<p>Tidak mungkin pada abad ke 8 itu manusia mampu menceritakan apa yang terjadi ribuan tahun silam di mana tidak penelitian dan alat-alat yang memadai. Kecuali informasi ini datangnya dari Allah swt<br />
<div id="attachment_399" class="wp-caption alignnone" style="width: 288px"><a href="http://santosoimam.files.wordpress.com/2011/09/tsamud9.jpg"><img src="http://santosoimam.files.wordpress.com/2011/09/tsamud9.jpg?w=278&#038;h=300" alt="" title="Tsamud9" width="278" height="300" class="size-medium wp-image-399" /></a><p class="wp-caption-text">Kota karang Kaum Tsamud</p></div><br />
Kisah bangunan Pyramyda, Negeri Iram dan Hijr adalah salah satu bukti “Mu’jizat” Al-Quran.<br />
Kata Allah (bahkan) bila seluruh manusai dan jin bersatu pun tetap tak kan mampu membuat yang menyerupai kitab itu.</p>
<p>Yang membuatnya pastilah, Allah Swt,  zat penguasa ilmu dan penguasa segala masa. Bukan buatan manusia atau hasil budaya. Oleh karena sang pembuatnya adalah penguasa masa lalu, masa sekarang dan masa depan, pastilah isi nya tak kan pernah lekang dimakan waktu, tak akan ada keraguan didalamnya. Petunjuknya akan tetap sempurna sampai akhir zaman.</p>
<p>Jangan pernah jauh dari Al-Quran, karena ia adalah petunjuk hidupmu, saat ini dan selamanya</p>
<p>Pustaka<br />
1. Al-Quran Nur Karim<br />
2.Barsoum, M. W., Ganguly, A. &amp; Hug, G. (2006), Microstructural Evidence of Reconstituted Limestone Blocks in the Great Pyramids of Egypt. Journal of the American Ceramic Society 89 (12), 3788- 3796.<br />
3. Yahya, H, 2004, JEJAK BANGSA-BANGSA TERDAHULU.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/santosoimam.wordpress.com/396/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/santosoimam.wordpress.com/396/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/santosoimam.wordpress.com/396/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/santosoimam.wordpress.com/396/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/santosoimam.wordpress.com/396/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/santosoimam.wordpress.com/396/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/santosoimam.wordpress.com/396/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/santosoimam.wordpress.com/396/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/santosoimam.wordpress.com/396/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/santosoimam.wordpress.com/396/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/santosoimam.wordpress.com/396/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/santosoimam.wordpress.com/396/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/santosoimam.wordpress.com/396/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/santosoimam.wordpress.com/396/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=santosoimam.wordpress.com&amp;blog=11145465&amp;post=396&amp;subd=santosoimam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://santosoimam.wordpress.com/2011/09/11/bangunan-bangunan-bukti-mu%e2%80%99zizat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/cd01e7483dde0763de722d01bf73426f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">imam santoso</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://santosoimam.files.wordpress.com/2011/09/giza-pyramids-at-dusk.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">giza-pyramids-at-dusk</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://santosoimam.files.wordpress.com/2011/09/ubar.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">ubar</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://santosoimam.files.wordpress.com/2011/09/tsamud9.jpg?w=278" medium="image">
			<media:title type="html">Tsamud9</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Anak Miskin dilarang sekolah?</title>
		<link>http://santosoimam.wordpress.com/2011/08/04/anak-miskin-dilarang-sekolah/</link>
		<comments>http://santosoimam.wordpress.com/2011/08/04/anak-miskin-dilarang-sekolah/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 04 Aug 2011 06:02:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Imam Santoso</dc:creator>
				<category><![CDATA[Mengejar Mimpi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://santosoimam.wordpress.com/?p=386</guid>
		<description><![CDATA[Tulisan dimuat di harian Jawa Pos Radar Jember tanggal 30 Juli 2011 untuk menanggapi berita Maryam Setiap masuk tahun ajaran baru selalu menjadi saat yang menakutkan bagi para orang tua dari ekonomi tidak mampu yang akan menyekolahkan anaknya, terlebih yang ingin kuliah. Biaya masuk seperti tidak terjangkau. Seperti Maryam yang diberitakan harus membayar 65 juta [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=santosoimam.wordpress.com&amp;blog=11145465&amp;post=386&amp;subd=santosoimam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tulisan dimuat di harian Jawa Pos Radar Jember tanggal 30 Juli 2011 untuk menanggapi berita Maryam</strong></p>
<p>Setiap masuk tahun ajaran baru selalu menjadi saat  yang menakutkan bagi para orang tua dari ekonomi tidak mampu yang akan menyekolahkan anaknya, terlebih yang ingin kuliah. Biaya masuk seperti tidak terjangkau. Seperti Maryam yang diberitakan harus membayar 65 juta setelah diterima ITB lewat jalur SNMPTN tulis. Tidak bisa dipungkiri, untuk mendapatkan kualitas pendidikan yang bagus diperlukan biaya yag tidak murah karena dosen harus mendapatkan gaji yang layak, perpustakaan harus lengkap, laboratorium harus bagus. </p>
<p>Namun begitu PTN seperti ITB, UI, dan UGM dll, saat ini punya skema masuk yang bisa dijangkau oleh semua orang. Di ITB misalnya selain beasiswa bidik misi dan beaiswa ITB untuk semua yang memberikan uang pendidikan secara gratis dan bantuan biaya hidup selama 4 tahun, biaya masuk juga disesuikan dengan kamampuan orang tua, karena ada keringanan biaya 25% sampai 100% alias membayar semampunya. Kalo yang mampu ya bayar kalo ya tidak mampu ya tidak usah bayar. Terbukti Maryam setelah mengajukan keringanan dia tidak membayar Rp. 65 juta, begitu informasi yang saya dapatkan dari organisasi KMJB (Keluarga Mahasiswa Jember di Bandung).<br />
<span id="more-386"></span><br />
Uang masuk dan uang kuliah tiap semester adalah momok. Bagi anak penerima beasiswa bidik misi tentu mereka tidak perlu bingung memikirkan biaya masuk, biaya kuliah tiap semester dan biaya hidup selama 4 tahun. Namun bagi anak yang tidak mendapatkanya misalnya karena tidak mengetahui info tersebut atau telat mendaftar, hendaknya jangan putus  harapan. Universitas seperti ITB, UI, UGM, Unair tetap menerima permohonan keringanan. Sunarno Anak SMANA lulusan 2009 yang tidak bisa mendaftar bidik misi nasional karena syaratnya untuk  mendaftar tahun ini adalah lulusan 2010 dan 2011, setelah lulus SNMPTN dan mengajukan keringanan ke Uniar,  akhirnya ia gratis uang masuk  dan uang kuliah selama 4 tahun. </p>
<p>Apalagi setelah masuk kuliah, mereka akan mengetahui bahwa di PTN banyak jenis beasiswa yang lain yang bisa  membantu biaya kuliah dan biaya hidup mereka, seperti beasiswa dari perusahaan, yayasan dan dari orang tua asuh.  Apalagi bila anak tersebut berprestasi dan aktif di kegiatan kampus, sudah tentu peluang mereka untuk mendapatkan beasiswa menjadi besar. </p>
<p>Perlu diketahui pemerintah mendorong PTN untuk menyediakan jatah kursi  20% untuk anak-anak tidak mampu. Sebagai contoh, ketika mendapat berita bahwa ada anak takut masuk ITB gara-gara biaya, wakil rector ITB, Dr Hasanuddin menjawab, “Kalau beliau tahu bahwa tahun ini sekitar 650 mhsw mendapat<br />
beasiswa penuh tidak bayar apa-apa sampai lulus ITB, dan juga sisanya sekitar 60% mendapatkan diskon BPPM, dari 25% sampai 100%, mungkin beliau akan terkaget-kaget”. Di ITB sendiri belum ada kasus anak dikeluarkan kuliah gara-gara tidak mampu membayar biaya kuliah tiap semester.</p>
<p>Bila saya boleh membandingkan, asalkan mengikuti presedur dan jujur, kuliah di PTN seperti ITB, UI, Unair, Unibraw dan UGM bisa lebih murah ketimbang masuk di SMA negeri yang ada di Jember.  Ada sekitar 15 anak dari Jember dari keluarga tidak mampu yang baru saja diterima di ITB, UI, Unair ITS dan UGM yang mengontak perwakilan keluarga mahasiswa Jember dan Jakarta. Ada yang melakukan kesalahan saat mengisi kolom gaji orang tua. Seperti saat mendaftar SNMPTN, Uwais, anak Ambulu, yang masuk UGM mengisi gaji orang tua Rp 3jt, saat daftar ulang, padahal orang tuanya hanya tukang sapu masjid. Dia mengikuti saran temanya kalo penghasilan jangan direndahkan. Alhasil dia harus membayar uang pendaftaran Rp. 4,6 jt. Tapi akhirnya ada orang Jember yang mau membantu. Di lain hal Indi, anak guru SMK  yang juga masuk di UGM mengiisi penghasilan orang tua dengan benar sebesar Rp. 500 rb tiap bulan hanya membayar Rp. 2 juta untuk uang masuk dan  bisa dicicil. Empat anak Jember juga telah mendapatkan beasiswa gratis selama 4 tahun termasuk biaya hidup untuk kuliah di ITB. Meraka anak buruh tani dan buruh bangunan. </p>
<p>Yang jadi masalah banyak orang tua dan anak-anak SMA yang tidak tahu mengetahui informasi ini. Tugas kita bersama adalah menolong bila ada yang membutuhkan seperti menjadi orang tua asuh atau memberikan informasi beasiswa kepada masyarakat sehingga anak-anak dari keluarga tidak mampu bisa bisa mendapatkan pendidikan untuk masa depan yang lebih baik. Informasi beasiswa bidik misi misalnya telah diumumkan jauh hari sebelum pelaksanaan SNMPTN. Jadi buat adik-adik kelas 3 SMA yang ingin mendapatkan beasiswa atau para guru dan orang tua yang ingin membantu siswanya hendaknya mencari infromasi sedini mungkin. Sering-sering buka website universitas yang diinginkan dan tentu website diknas untuk informasi beasiswa bidik misi. Ikuti petunjuk dengan benar, jangan sampai ada yang terlewat. Sejak awal, siapkan persyaratan umum beasiswa seperti, surat penghasilan orangtua, surat keterangan tidak mampu dari desa, kartu keluarga dll.</p>
<p>Di Jakarta ada organisasi keluarga mahasiswa asal Jember, begitu juga di Jogja dan Bandung. Mereka setiap tahun datang ke Jember untuk memberikan pengenalan kampus ke SMA-SMA di Jember. Jadi bila ada anak Jember yang membutuhkan bantuan bisa mengkontak kakak-kakak mereka ini. Dan tentu jangan lupa minta nomer kontak mereka. Mereka siap membatu, seperti yang biasa mereka melakukan dengan menjemput, mencarikan kos, mencarikan orang tua asuh, mencarikan beasiswa bagi yang membutuhkan. Jangan segan untuk menghubungi, bertanya dan terus berhubungan dengan mereka. Bila ada sekolahan yang tidak sempat dikunjungi, info mengenai beasiswa umumnya juga tersedia di website setiap universias.</p>
<p>Salah satu fungsi pendidikan adalah eskalator kehidupan untuk kehidupan yang lebih baik. Seorang anak buruh tani misalnya, berkuliah dengan harapan ingin merubah hidupnya. Tentu bila pendidikan itu mahal sehingga anak-anak dari keluarga miskin tidak mampu bersekolah maka pendidikan itu kehilangan fungsinya. Dan sayangnya, kenyataanya biaya kuliah saat ini semakin mahal. Tapi ini bukan berarti anak dari keluarga tidak mampu tidak bisa berkuliah</p>
<p>Kita bisa memilih untuk diam atau menyalahkan pemerintah. Tapi kita tidak boleh hanya terus menggerutu dan mengutuk kegelapan. Mengutip tulisan teman saya Andrianto yang saat ini sedang active menggalang dana beasiswa untuk anak-anak tidak mampu, “Lebih baik kita ikut menyalakan lilin, berbuat semampu kita, terus optimis dan positif. Mencerdaskan kehidupan bangsa adalah janji kemerdekaan. Dan, janji kemerdekaan adalah janji kita bersama, bangsa Indonesia, bukan semata tugas pemerintah”</p>
<p><div id="attachment_390" class="wp-caption alignnone" style="width: 305px"><a href="http://santosoimam.files.wordpress.com/2011/08/anak1.jpg"><img src="http://santosoimam.files.wordpress.com/2011/08/anak1.jpg?w=500" alt="" title="Foto anak sedang belajar di Desa di kaki Gunung Meru Betiri yang belum ada listrik (gambar dari 99Bali International)"   class="size-full wp-image-390" /></a><p class="wp-caption-text">Foto anak sedang belajar di Desa di kaki Gunung Meru Betiri yang belum ada listrik (gambar dari 99Bali International)</p></div><br />
Penulis<br />
Imam Santoso,<br />
Saat kuliah di ITB, anak dari Ambulu ini telah memperoleh beberapa beasiswa<br />
Saat ini menjadi Relawan Beasiswa ITB Untuk Semua dan sedang menempuh Mphil of Metallurgy di University of Queensland Australia, besaiswa dari AusAId.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/santosoimam.wordpress.com/386/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/santosoimam.wordpress.com/386/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/santosoimam.wordpress.com/386/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/santosoimam.wordpress.com/386/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/santosoimam.wordpress.com/386/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/santosoimam.wordpress.com/386/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/santosoimam.wordpress.com/386/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/santosoimam.wordpress.com/386/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/santosoimam.wordpress.com/386/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/santosoimam.wordpress.com/386/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/santosoimam.wordpress.com/386/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/santosoimam.wordpress.com/386/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/santosoimam.wordpress.com/386/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/santosoimam.wordpress.com/386/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=santosoimam.wordpress.com&amp;blog=11145465&amp;post=386&amp;subd=santosoimam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://santosoimam.wordpress.com/2011/08/04/anak-miskin-dilarang-sekolah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/cd01e7483dde0763de722d01bf73426f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">imam santoso</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://santosoimam.files.wordpress.com/2011/08/anak1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Foto anak sedang belajar di Desa di kaki Gunung Meru Betiri yang belum ada listrik (gambar dari 99Bali International)</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kereta Kencana Sang Tupai</title>
		<link>http://santosoimam.wordpress.com/2011/07/07/kereta-kencana-sang-tupai/</link>
		<comments>http://santosoimam.wordpress.com/2011/07/07/kereta-kencana-sang-tupai/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 07 Jul 2011 08:07:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Imam Santoso</dc:creator>
				<category><![CDATA[Mengejar Mimpi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://santosoimam.wordpress.com/?p=378</guid>
		<description><![CDATA[Dindingnya putih terbuat dari batu putih. Di dalamnya ada lebih dari 20 reaktor bersuhu ribuan derajat. Diatasnya mencorong tinggi menara gas yang menghembuskan gas dari gedung itu ke luar. Pintunya tertulis. “Awas gas beracun SO2, CO dan H2S”, gas-gas yang mematikan bukan hanya tikus atau mencit putih, tapi juga manusia. Di setiap pojok dan tepi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=santosoimam.wordpress.com&amp;blog=11145465&amp;post=378&amp;subd=santosoimam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dindingnya putih terbuat dari batu putih. Di dalamnya ada lebih dari 20 reaktor bersuhu ribuan derajat. Diatasnya mencorong tinggi menara gas yang menghembuskan gas dari gedung itu ke luar.  Pintunya tertulis. “Awas gas beracun SO2, CO dan H2S”, gas-gas yang mematikan bukan hanya tikus atau mencit putih, tapi juga manusia. Di setiap pojok dan tepi dinding berdiri tegar tabung-tabung abu-abu dan bercat merah, diikat kuat rantai-rantai baja. Dilangit-langit ada corong penghisap, lengkap dengan mesin pendeteksi gas yang siap mengonggong bila ada kebocoran gas beracun.</p>
<p>Tak sembarangan orang bisa masuk. Dan memang masuk akal. Karena resiko mati lemas atau iritasi tenggorokan setelah menghirup gas beracun membayang-bayangi setiap orang yang masuk ke dalam lab itu. Itu adalah gambaran sederhana labku tempatku bekerja. Penuh material seram<span id="more-378"></span></p>
<p>Beberapa waktu lalu, aku pun baru sadar kalo di lemari tepat di sebelah biasa aku duduk adalah tempat penyimpanan uranium. Zat radioaktif yang memancarkan sinar radiasi berbahaya, yang dapat menembus beton, menambus baja dan tentu menembus kulit, mengoyak ikatan sel dalam daging.  Radiasi penyebab kanker, mutasi dan mandul. Zat yang merupakan bahan pembuat bom nuklir.</p>
<p>Setelah ada laopran bahwa ada uranium di lemari itu, kepala lab langsung mengambil dua bungkus uranium dan mengamankanya. Rupanya ada peneliti lama yang sembrono menyimpanya. Untung Imam Santoso yang duduk di situ, bukan Imam Samudra, <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>“Hi Imam, kamu akan meneliti Arsenik&#8230;. dengan menggunakan gas  SO2, CO, and CO2…..bla..bala”</p>
<p>“What? “Batinku.</p>
<p>Pikiranku langsung teringat akan Munir, aktivis HAM yang meninggal setalah diracun menggunakan Arsenik yang diletakkan dalam makananya dalam pesawat menuju belanda.</p>
<p>“Belum ada penelitian yang mendalam tentang arsenic didalam leburan logam tembaga sampai saat  ini “, kata supervisorku</p>
<p>Hmmm, mungkin penelitinya mikir dua kali sebelum meneliti. Atau meninggal duluan sebelum mendapatkan hasil, gara-gara keracunan zat yg dia teliti sendiri itu. Na’uzubilah..</p>
<p>Aku sempat berfikir dua kali karena mengingat diriku yang pelupa dan kadang ceroboh. Kecerobohan terakhirku yang aku lakukan saat pertama kali tiba di Australia adalah aku telah berhasil membunyikan alarm. Alarm yang bila berbunyi lama akan mengundang pemadam kebakaran dan polisi. Gara-garanya adalah saat itu saya mencoba ngangetin makanan. Sambil sibuk internetan akhirnya saya tertidur di kasur, padahal kompor masih menyala dengan wajan berisi rendang di atasnya.</p>
<p>“wiu…wiu…wiu.wiu..” terdangar bunyi nyaring memekakan telinga.</p>
<p>aku segera terbangun, terlihat asab tebal mengepul se sisi rumah, menusuk hidung.  Bunyi alarm itu membangunkan semua orang. Langsung ku lari ke dapur, mematikan kompor.</p>
<p>Aku harus segera mencari cara akal agar asab ini segara sirna.  Bila terus berbunyi, maka akan datang pemadam kebakaran lengkap dengan kompi dan polisi. Dan bila ternyata tidak terjadi kebakaran maka aku akan didenda sekita 300$, sekitar 3 juta.</p>
<p>Akupun segera lari, ku buka semua candela dan pintu. Menyalakan semua kipas angin agar asab itu segara enyah dari rumah.</p>
<p>Tapi alarm itu pun masih meraung-raung.</p>
<p>Rupanya asap dari rendang gosong dan juga wajan hangus itu cukub tebal. Membuat detector gas di pasang di langit-langit rumah berbunyi. Perlu diketahui, hampir setiap rumah di Australia mempunyai system pengaman rumah yang bagus.  Setiap rumah mempunyai detector asap, dimana detector ini terhuhung langsung deng kantor pemadam juga kepolisian. Jadi bila ada asab yang mengenai detector, alarm ini akan berbunyi. Pokonya asab. Tak tak peduli dari kebakaran, asab rokok atau rendang hangus.</p>
<p>Datanglah Bang Mail, tubuhnya yang tinggi cukup menjangkau dan mengipas-ngipaskan baju untuk menghilangkan asap kecerobohan pada detektor itu. Dan bunyi pun berhenti</p>
<p>Mengingat pentingnya akan penelitian arsenic, maka aku mau. Saya percaya bahwa ini adalah cara Tuhan untuk membuat saya agar berhati-hati, teliti dan selalu disiplin setiap saat. Saya ingin membuktikan, atau saya akan bunuh diri.</p>
<p>“…Marie Curie….Galielo galile …Robert Bunsen…”</p>
<p>Tiba-tiba aku ingat nama-nama itu. Nama nama ilmuan besar dan hebat dunia. Tentu, Aku ingin juga seperti mereka menemukan penemuan yang berguna bagi manusia, tapi aku juga tidak ingin seperti mereka yang menjadi tumbal untuk penelitian mereka sendiri.</p>
<p>Galileo ilmuan terkemuka dunia yang telah menemukan teleskop. Dengan  temuanya manusia mampu melihat bintang-bintang dan benda angkasa lainya dengan lebih jelas. Namun dia harus buta karena sangking terpesonanya dengan matahari. Keseringanya melihat matahari secara langsung telah merusak saraf matanya dan membuat ia buta.</p>
<p>Marie Curie wanita pertama peraih nobel kimia yang menemukan zat radioaktif polonium, harus meninggal karena penyakit kanker darah yang disebabkan paparan radiasi yang cukup lama dari  zat radioaktif yang ia teliti.</p>
<p>Pun Bunsen, ilmuan yag namanya diabadikan dalam alat yang bernama Pembakar Bunsen, yang dipakai nyaris di seluruh lab kimia di dunia, hampir mati dua kali karena arsenic yang ia teliti dan telah kehilangan satu pengelihatanya gara-gara ledakan selama penelitian.</p>
<p>Na&#8217;uzubillah..</p>
<p>Saya harus berubah…</p>
<p>”Berubah” (memang Ultramen, hehehe, garing tau’)</p>
<p>Hingga saat itupun tiba. Dan lagi-lagi.</p>
<p>Pagi itu adalah percobaan perdana. Karena perdana maka akupun ditemani asissten. Dia yang memberi petunjuk bagaimana menyusun alat percobaan. Mulai dari merangkai pipi-pipa kaca, menyambung satu persatu selang-selang gas, melilitkanya melingkar-lingkar seperti sanggul.  Menempelkanya pada papan yang di atasnya ada bulatan-bulatan kaca sebesar bola sebagai pengatur kecepatan gas.  Dan tak lupa mengajari bagaiman cara memasang pengaman gas yang diletakkan pada setiap tabung-tabung maut itu. Melihat susunan alat percobaanku aku serasa kayak Lang Ling Lung tokoh penemu  dalam cerita Donal Bebek. </p>
<p>Setelah saharian merajut, alat percobaan pun telah siap untuk digunakan.</p>
<p>Kita pun dengan perlengkapan keamanan lengkap. Mulai dari masker canggih yang dapat menetralkan gas asam, sampai detector gas beracun yang kita jepitkan di kerah, dekat laher. Semua sebagai perlengkapan agar kita tidak mati konyol dalam percobaan perdana ini.</p>
<p>Kita sangat berhati hati pagi itu, karena kita sedang malukukan percobaan dengan dua gas setan. Gas pertama adalah gas CO. Gas tidak berbau dan tidak berwarna, namun bila dihirup, orang akan mati lemas, terengah-engah, tergelepak pucat seperti ikan yang terhempas ke daratan. Bila kita menghirup CO, maka hemoglobin di dalam darah yang masuk ke pembuluh paru-paru tidak akan mengikat oksigen sebagai mana mestinya, tapi hemoglabon cenderung mengambil gas CO, sehingga kita akan lemas kehabisan oksigen. Hari itu, kita menggunakan gas CO murni, tidak tanggung-tanggung 100% kemurnianya. Terbungkus dalam tabung silender berwarna merah. Merah menadakan bahwa zat berbahaya.</p>
<p>Gas kedua yang kita gunakan adalah gas SO2, gas dengan bau sangat menyengat. Gas yang sifatnya asam, bila terhirup maka gas ini bisa bereaksi dengan sel tipis kerongkonan dan menyababkan sakit luar biasa pada tenggorokan.</p>
<p>Suwang, nama asisten yang membantuku, memintaku untuk segera memutar keran gas itu pelan-pelan. Keran gas dalam tabung bertekanan tinggi</p>
<p>Aku pun memutar pelan-pelan. Tapi tidak ada tanda-tanda kalo gas itu keluar dengan jumlah yang cukup karena cairan asam dalam tabung kaca yang dihubungkan dengan gas itu beregarak sedikit. Lalu ku putar lagi keran itu pada skala 600ml/mnt, dan akhirnya cairan mulai bergerak.</p>
<p>“Imam, ada yang aneh, seharunya cairan terangkat tinggi, tetapi kenapa ini tidak”</p>
<p>Secara normal. percobaan  biasanya menggunakan laju gas maksimal 600 ml/mnt, itupun setelah dicampur dengan gas lain.  Sambungan kita cek untuk meyakinkan tidak ada yang bocor, mulia dari pangkal tabung sampai tempat keran yang aku putar.</p>
<p>Lalu aku putar lagi, terus dan terus sampai cairan itu terangkat tinggi, hingga akhirnya kulihat kelebatan seseorang barbaju putih berlari dari ruangan sebelah.</p>
<p>“Dueeeer..” suara pintu tertutup keras. Orang itu keluar dari ruangan sambil berlari menutup hidung.</p>
<p>“imam..imam..imam..ini..ini…sangat tajam..sangat tajam baunya” dia berkata kepadaku sambil memegang hidung dan menunjukkan jarinya ke leher dia, lalu dia lari  kencang.</p>
<p>Hingga akhirnya terdengar bunyi itu.</p>
<p>“wiu..wiu..wiu..wiu”, Alarm tanda bahaya dan lampu merah menyala. Semua orang lari..</p>
<p>Aku dan asssiten yang memakai perlindungan sempurna tidak mengetahui apa yag terjadi.</p>
<p>Alarm itu melolong keras dengan lampu merah kedap-kdip, seperti serigala kutup yang memanggil teman-temanya karena ada bahaya.</p>
<p>Kita segera sadar ternyata yang berbunyi adalah alarm gas SO2. Angka pada alarm menunjukkan kalau kadar gas SO2 dalam gedung telah melampau ambang batas. Dan dari mana lagi kalau bukan dari tabung gas kami. Kami segara menutup keran utama gas. Kita pun segera lari.</p>
<p>Percobaan perdana kami telah membuat  isi seluruh lab lari berhamburan keluar. Kebocoran gas yag kami buat cukup besar karena lupa mengecek sebuah sambungan yang terletak di atas, sehingga teman kami di ruang sebelah bisa mencium bau itu dan berteriak kepadaku sebelum dia lari. Kita tidak mencium karena kita mamaki masker pengaman ala ksatria baja hitam. Tapi untungnya dalam waktu se jam, lab kembali seperti semula.</p>
<p>Hari itu percobaanku gagal, hari ini adalah percobaan kalangkabut. Saya ,merasa bersalah kepada Jei, karena dia berhasil menghirup gas itu</p>
<p>Lesu, sedih dan merasa bersalah.  Juga wajah pucat pusi karena panik manjadi gambaran hati sore itu. Dan aku memutuskan untuk pulang. Sudah pukul 7 malam.</p>
<p>Setiap hari saya berjalan kaki ke kampus, karena cuman 15 menit berjalan dari rumah.</p>
<p>Karena sedang gundah gulana seharian, saya ingin mencoba bus gratis kampus yang diperuntukkkan untuk mahasiswa yang pulang malam. Setiap pulang malam teman serumah saya selalu naik bus itu. Bus sebesar mobil travel bandung-jakarta, yang bisa menampung 10 orang. Enak katanya, selalu full music dan diantar sampai rumah.</p>
<p>“Nyobak ah..sekali-kali”</p>
<p>Karna  pas dengan suasan hati galau, agar gak capek jalan, dan ingin cepat sampai rumah aku memutuskan akan naik bus itu. Apalagi di samping gedung ku adalah salah satu tempat pemberhentianya.</p>
<p>Kuturni tangga. Malam yang beku karena musim dingin segera datang. Terlihat kendaraan putih dengan sopir diluar dan tidak ada penumpang di dalamnya, berhenti di dekat papan bertulisakn “safety bus”. Aku segara masuk.</p>
<p> “Alamat rumah saya Warrant Street 23, St lucia , terimakasih..” kataku pada supir. </p>
<p>Segera ku naiki bus itu, tanpa banyak tanya lagi. Dan supirpun segara menancap gas untuk mengantarku pulang.</p>
<p>Tapi, lagi-lagi terdengar bunyi-bunyian.</p>
<p>“Bip..Bip..Bip”, bunyi bip-bip itu berbunyi dalam selang setiap sekian detik. Dan terlihat di monitor di sebelah sopir bergerak angka-angka bulat dan koma</p>
<p>“1$…1.5$….3.5$….7.5$..” angka-angka dollar itu terus naik.</p>
<p>“Ya Allah, saya salah naik bus…ini taksi…” kataku dalam sambil kebingungan.</p>
<p>Kulihat ke atap bus, samping kanan kiri dan belakang untuk meyakinkan apakah ini memang benar bus gratis yang aku maksud atau memang aku salah naik, alias aku sedang naik taksi. Tak mungkin aku teriak berhenti dan bertanya apa ini taksi (*gengsi <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' />  )</p>
<p>Dan ternyata memang ini adalah taksi…hiks-hiks.</p>
<p>Di papan tepat di depanku tertulis</p>
<p>&#8220;SENANG BISA MENJADI BAGIAN DARI ANDA..TINGGAL TELFON KE XXXX BILA ANDA BUTUH KAMI&#8230;KAMI AKAN MEMBERI PELAYANAN TERBAIK..&#8221;</p>
<p>Niat ingin menghibur diri dengan dengan mencoba fasiliats gratis aku malah keblonyok 7.8 dolar, untuk perjalan kampus rumah selama 5 menit. Taksi putih yang serupa, sewarna dengan safety bus. Karena malam dan lelah aku main langsung naik.</p>
<p>Aku turun dari taksi seperti tupai turun dari kereta kencana. Lengkap sudah hariku.<br />
seperti orang ling-lung. Oh si Lang Ling Lung yang ling lung</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/santosoimam.wordpress.com/378/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/santosoimam.wordpress.com/378/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/santosoimam.wordpress.com/378/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/santosoimam.wordpress.com/378/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/santosoimam.wordpress.com/378/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/santosoimam.wordpress.com/378/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/santosoimam.wordpress.com/378/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/santosoimam.wordpress.com/378/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/santosoimam.wordpress.com/378/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/santosoimam.wordpress.com/378/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/santosoimam.wordpress.com/378/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/santosoimam.wordpress.com/378/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/santosoimam.wordpress.com/378/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/santosoimam.wordpress.com/378/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=santosoimam.wordpress.com&amp;blog=11145465&amp;post=378&amp;subd=santosoimam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://santosoimam.wordpress.com/2011/07/07/kereta-kencana-sang-tupai/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/cd01e7483dde0763de722d01bf73426f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">imam santoso</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bertamasya ke Langit</title>
		<link>http://santosoimam.wordpress.com/2011/06/14/bertamasya-ke-langit/</link>
		<comments>http://santosoimam.wordpress.com/2011/06/14/bertamasya-ke-langit/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 14 Jun 2011 09:46:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Imam Santoso</dc:creator>
				<category><![CDATA[Mengejar Mimpi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://santosoimam.wordpress.com/?p=369</guid>
		<description><![CDATA[Mari pergi ke angkasa. Bawa anganmu, bawa citamu, kita berangkat bersama-sama, dari mana saja, dari desa bersawah, dari rumah bertikus, dari kasur berkayu, dari lantai bercacing, dari atap berair. Kita akan pergi melihat Aurora, kita akan bejumpa Andromeda. Kita akan bertemu Mintaka. Jaga anganmu dan citamu, jagan pernah biarkan padam selama perjalanan. Tetap nyalakan membara [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=santosoimam.wordpress.com&amp;blog=11145465&amp;post=369&amp;subd=santosoimam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Mari pergi ke angkasa. Bawa anganmu, bawa citamu, kita berangkat bersama-sama, dari mana saja, dari desa bersawah, dari rumah bertikus, dari kasur berkayu, dari lantai bercacing, dari atap berair. Kita akan pergi melihat Aurora, kita akan bejumpa Andromeda. Kita akan bertemu Mintaka. Jaga anganmu dan citamu, jagan pernah biarkan padam selama perjalanan. Tetap nyalakan membara</p>
<p>Bila engkau siap, mari kita pergi. Kita akan pergi dengan kecepatan supercepat, melebihi kecepatan cahaya, karena dalam sedetik angan kita bisa di ujung langit pertama melihat benda angkasa yang berputar-putar melayang-layang dalam satu tarian kosmos, hingga engkau menyadari betapa kita harus tunduk dan patuh pada Tuhan dan dalam detik berikutnya kita bisa berada di dekat  bintang yang menyala merah.  Melihat panas milyaran derajat dalam reaksi nuklir berantai yang tak terbendung.<span id="more-369"></span></p>
<p>Pegangangan yang erat, karena kita sudah tinggal landas. Sebentar lagi kita akan meninggalkan atmosfir. Dan kau akan bertemu dengan aurora, sebuah hiasan indah langit kutub yang berpendar terang seperti selendang sutra mengkilau warna-warni. Kau akan takjub.</p>
<p>Bila malam datang, langit kutup akan mengkilau.  Seperti yang kau lihat sekarang. Lihatlah semburat cahaya yang meliuk-liuk indah itu. Tak ada manusia yang mampu menciptakan keindahan serupa. Cahaya itu begitu indah. Cahaya yang menghibur para pinguin. Cahaya menerangi setiap kepakan sayab burung albatross sebelum mereka meninggalkan kutub untuk perjalanan jauhnya.</p>
<p>Kenapa aurora begitu cantik, sehingga ujung bumi itu seperti? Itu karena bumi mempunyai magnet alam yang dengan setia melindungi bumi. Dengan magnet itu bumi merubah kejahatan dan amarah badai luar angkasa menjadi keindahan.</p>
<p>Hai…jangan bengong sebentar lagi kita akan sampai di tepi galaksi tempat kita tinggal. Kau akan takjub lagi.  Bila dilihat dari bumi galaksi ini ini seperti pelangi raksasa di malam hari. Sebuah larikan melengkug yang berisikan milyaran bintang-bintang yang tersusun rapi. Di ujunganya ada rasi bintang layang-layang yang benangnya seperti terulur di ujung bumi.  Kita melihatnya tiap malam, tapi kita tidak sadar akan pelangi malam itu. </p>
<p>Aku tahu tentang hisan langit ini saat aku kecil, saat aku berkemah dan menyalakan api unggun di tanah lapang. Saat itu kita bercengkrama tentang langit, membaca rasi dan arahnya. Dan juga berteka-teki. Saat itu kakak pembinaku menanyakan kepada kami, sambil menunjukkan jari telunjuknya ke langit.</p>
<p>“lihatlah itu, apakah itu awan? banyak mengira bahwa itu adalah awan, tapi itu bukan awan. Itu adalah tepi  galaksi kita. Bintangnya banyak sekali, sehingga terlihat seperti awan. Lihatlah di ujung sana.  Pelangi itu sampai ujung sana, melengkung panjang seperti busur, menghubungkan ujung utara dan selatan bumi dan lihatlah kumpulan bintang itu berarak kompak”.</p>
<p>Lalu dia berteriak : “kita harus kompak anak-anak, bila kamu tersesat di malam hari, tinggal lihatlah langit. Bintang-bintang itu adalah petunjuk. Dan kau akan sampai tenda lagi. Jangan pernah takut pergi ke ujung bumi karena bintang-bintang itu akan selalu ada untukmu”</p>
<p>Mungkin kakak pembinaku kala itu ingin mengatakan bahwa kita jangan takut bercita-cita. Dia juga ingin mengatakan bahwa kita harus kompak, saling tolong menolong dan mengerti satu sama lain dalam regu pramuka kami. Kompak seperti susunan bintang-bintang  di langit yang terikat oleh gravitasi yang tak pernah terlihat mata. Tetap terpadu membentuk susunan indah yang menerangi semesta.</p>
<p>Tetap pegangan dan tutup matamu sebentar.  Dan buka setelah aku kasih aba-aba. Kita harus terus naik meninggalkan bumi menuju tepi galaksi ini, lalu meninggalkanya. Sampai engkau melihat milyaran galaksi yang lain yang menyusun semesata ini. Hingga engkau tak mampu lagi berkata-kata. Hingga engaku faham betapa bumi hanyalah sebutir pasir dijagad raya. Guruku pernah berkata kepadaku</p>
<p><em>“Dan setelah kita memahami bahwa bumi hanyalah sebutir pasir di jagad raya, akan sebesar debu apakah gerangan amal shaleh yang nanti kita banggakan di hadapan Allah lalu dengan tidak tahu malu menuntut surga-Nya sebagi ganti?” (Irfan)</em></p>
<p>Tak susah bagi Allah mengamati semua apa yang terjadi di dalam sebutir pasir kecil itu berikut semua tingkah laku penghuninya.</p>
<p>Oh..Kita hampir meninggalkan bimasakti. Galaksi bimasakti kita yang terususun dari milyaran matahari dengan tetangga terdekatnya bintang alpha centauri dan bintang Sirius.</p>
<p>Hei..kenapa kita harus bercita-cita dan berubah? Lihatlah apa yg diajarkan alam semeseta ini. Kehidupan itu seperti semesta yang punya akhir.  Kehidupan ini seperti galaksi dan bintang-bintang yang terus menerus berubah, bergerak dan saling berharmonisasi. Ada yang mati dan ada yang lahir. Kehidupan itu perubahan berkesinambunagn hingga sampai batas akhir yang tidak bisa kamu ketahui. Manakala sebuah ciptaan kehidupan enggan berubah menuju kebaikan, sejatinya ia melupakan arti kehidupan. Walapun secara fisik ia hidup namun jiwanya telah mati.</p>
<p>Ok..sekarang kau boleh membuka matamu. Lihatlah gulungan cahaya raksasa berwarna cerah dengan kilau mutiara-mutiara di pinggirnya. Itu adalah Andromeda. Sebentar lagi kita sampai.</p>
<p>Bersambung<br />
&#8220;Demi langit yang mempunyai gugusan bintang. Dan hari yang dijanjikan. Dan yang menyaksikan dan yang disaksikan&#8221; (QS 85: 1-3)</p>
<div id="attachment_370" class="wp-caption alignnone" style="width: 310px"><a href="http://santosoimam.files.wordpress.com/2011/06/northern-lights.jpg"><img src="http://santosoimam.files.wordpress.com/2011/06/northern-lights.jpg?w=300&#038;h=240" alt="" title="Northern-Lights" width="300" height="240" class="size-medium wp-image-370" /></a><p class="wp-caption-text">Aurora Australis</p></div>
<div id="attachment_371" class="wp-caption alignnone" style="width: 310px"><a href="http://santosoimam.files.wordpress.com/2011/06/milky_way_with_sag_may_23small_1.jpg"><img src="http://santosoimam.files.wordpress.com/2011/06/milky_way_with_sag_may_23small_1.jpg?w=300&#038;h=187" alt="" title="Milky_Way_with_Sag_May_23SMALL_1" width="300" height="187" class="size-medium wp-image-371" /></a><p class="wp-caption-text">Penampakan Spiral Galaksi Bimasakti dari Bumi. Kita melihatnya tiap malam tapi tidak sadar</p></div>
<div id="attachment_372" class="wp-caption alignnone" style="width: 310px"><a href="http://santosoimam.files.wordpress.com/2011/06/milky_way_arms.jpg"><img src="http://santosoimam.files.wordpress.com/2011/06/milky_way_arms.jpg?w=300&#038;h=245" alt="" title="Milky_Way_Arms" width="300" height="245" class="size-medium wp-image-372" /></a><p class="wp-caption-text">Letak matahari kita (Solar system) di galaksi bima sakti</p></div>
<div id="attachment_373" class="wp-caption alignnone" style="width: 310px"><a href="http://santosoimam.files.wordpress.com/2011/06/deepfield.jpg"><img src="http://santosoimam.files.wordpress.com/2011/06/deepfield.jpg?w=300&#038;h=200" alt="" title="deepfield" width="300" height="200" class="size-medium wp-image-373" /></a><p class="wp-caption-text">Bimasakti hanyalah satu dari milyaran galaksi di alam raya</p></div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/santosoimam.wordpress.com/369/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/santosoimam.wordpress.com/369/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/santosoimam.wordpress.com/369/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/santosoimam.wordpress.com/369/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/santosoimam.wordpress.com/369/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/santosoimam.wordpress.com/369/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/santosoimam.wordpress.com/369/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/santosoimam.wordpress.com/369/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/santosoimam.wordpress.com/369/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/santosoimam.wordpress.com/369/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/santosoimam.wordpress.com/369/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/santosoimam.wordpress.com/369/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/santosoimam.wordpress.com/369/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/santosoimam.wordpress.com/369/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=santosoimam.wordpress.com&amp;blog=11145465&amp;post=369&amp;subd=santosoimam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://santosoimam.wordpress.com/2011/06/14/bertamasya-ke-langit/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/cd01e7483dde0763de722d01bf73426f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">imam santoso</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://santosoimam.files.wordpress.com/2011/06/northern-lights.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Northern-Lights</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://santosoimam.files.wordpress.com/2011/06/milky_way_with_sag_may_23small_1.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Milky_Way_with_Sag_May_23SMALL_1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://santosoimam.files.wordpress.com/2011/06/milky_way_arms.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Milky_Way_Arms</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://santosoimam.files.wordpress.com/2011/06/deepfield.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">deepfield</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
